Tips Mencari dan Memilih Baby Sitter yang Baik

Babysitter (penjaga bayi) adalah kebutuhan banyak keluarga yang tinggal di kota-kota besar. Karena para ibu bekerja, mereka kesulitan tentunya bila tidak dibantu oleh baby sitter.

Babysitter juga banyak dicari menjelang dan sesudah lebaran. Masyarakat tetap mencari dan memperkerjakan babysitter walaupun saat ini banyak sekali terjadi kasus kejahatan yang melibatkan baby sitter. Contohnya yang sering kita dengar lewat media massa adalah kasus pembantu yang mencuri harta majikan atau babysitter yang menculik anak majikannya.

Mencari calon pembantu dan babysitter yang tepat bukan persoalan mudah. Tingkat kepercayaan merupakan syarat utama dalam memilih babysitter yang baik. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, simak tips untuk mendapatkan babysitter yang baik di bawah ini :

1. Apabila mengambil baby sitter dari agen penyalur baby sitter, pilih agen yang sudah terkenal dan profesional.

2. Memiliki identitas lengkap seperti KTP dan alamat rumahnya. Pastikan kartu identitasnya asli dan alamatnya jelas, sehingga dapat dihubungi apabila terjadi sesuatu.

3. Lihat riwayat pengalaman kerjanya (sebaiknya pilih yang punya banyak pengalaman kerja) dan mengeceknya dengan keluarga yang pernah memperkerjakan dia sebelum memutuskan untuk memilih. Lihat juga apakah calon babysitter memiliki latar belakang kriminal atau kejadian masa lalu yang tidak baik.

4. Percaya dengan apa yang Anda rasakan (feeling) saat bertemu muka dengan calon baby sitter untuk pertama kalinya.

lowongan baby sitter salatiga jakarta

5. Sebaiknya jangan memperkerjakan babysitter yang terlalu muda usianya karena kurang pengalaman.

6. Temui calon babysitter Anda terlebih dahulu dan lakukan interview layaknya menyeleksi calon karyawan. Apabila perlu buatlah daftar pertanyaan yang berkaitan dengan pekerjaannya, dengan begitu bisa dilihat kualitas yang dimilikinya dan kepribadiannya lebih mendalam.

7. Apabila Anda merasa cocok dengan calon babysitter, kenalkan ke anak. Lihatlah apakah mereka bisa berinteraksi dengan anak Anda atau tidak.

8. Lihat reaksi dan dengarkan apa yang dikatakan anak Anda setelah bertemu dengan calon pengasuhnya pertama kali. Kecocokan antara anak dan babysitternya adalah hal yang sangat penting.

9. Pastikan calon babysitter mengetahui pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), misalnya mengetahui bagaimana cara mencegah dan mengetahui apa yang harus dilakukan apabila anak tersedak dan keracunan makanan. Pastikan calon babysitter mengetahui teknik bantuan pernafasan atau Cardiopulmonary resuscitation (CPR).

10. Babysitter wajib mengetahui gejala-gejala penyakit yang umum diderita anak dan mampu mengatasi gejala awalnya. Pastikan PRT dan baby sitter mengetahui kotak penyimpanan obat-obatan dan P3K di rumah Anda.

11. Babysitter harus mengetahui hal apa yang harus dilakukan saat kebakaran terjadi dan Anda tidak berada di rumah.

12. Babysitter harus mengerti bahwa sebaiknya tidak membiarkan bayi Anda tidur dalam posisi tengkurap di boks tempat tidur bayi, untuk meminimalkan resiko bayi Anda dari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

13. Babysitter harus mengerti konsep bersih dan steril, misalnya dengan rajin mencuci tangan dan kaki anak. Selalu mensterilkan alat makan dan minum anak Anda.

14. Babysitter wajib menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan bermain si kecil, misalnya dengan mejauhkan benda-benda yang tajam atau berbahaya jauh dari jangkauan anak.

15. Babysitter mengetahui bahwa bayi tidak boleh dibiarkan walau sedetik pun di bak mandinya.

16. Babysitter bersih dan rapih. Pengasuh bayi tidak memiliki bau badan, sebaiknya yang berkuku pendek, rambut tersisir dan berkulit bersih. Biasanya bila dia rapi dan bersih, begitu pula halnya dalam merawat anak Anda.

Tips lainnya

Tinggalkan informasi penting di rumah untuknya seperti nomor telepon selular Anda atau pasangan yang bisa dihubungi. Bila perlu tulis juga nomor telepon anggota keluarga yang lain apabila nomor telepon Anda tidak bisa dihubungi. Nomor telepon rumah sakit, pemadam kebakaran, tetangga dan lainnya.

Tulis dengan jelas rutinitas anak dan peraturan rumah Anda. Serahkan kepada pembantu dan babysitter. Harus terjadi kesepakatan pekerjaan yang mempermudah majikan, tapi tidak membebani babysitter. Mereka bukan budak belian yang harus bekerja tanpa henti atau istirahat.

Jika ada sesuatu yang terlihat tidak wajar atau aneh saat Anda kembali ke rumah, jangan segan-segan untuk segera mengontak polisi.

Bila Anda telah memilih, tumbuhkan rasa saling percaya dan hubungan baik sejak dini dengan babysitter. Mereka juga manusia, jadi sebaiknya berikan gaji yang sesuai dengan pekerjaannya. Perlakukan mereka dengan baik seperti keluarga sendiri. Babysitter pun membutuhkan istirahat. Jangan lupa untuk memberikan bonus atau hadiah apabila mereka telah bekerja dengan baik.

Selalu waspada, tidak lengah dalam melindungi anak dari tindakan penculikan atau rumah dari tindakan kriminal lainnya. Jangan ragu untuk bertindak tegas dengan memecat pembantu dan babysitter apabila mereka terbukti berbohong, sulit diatur, terbukti menelantarkan/melakukan kekerasan pada anak, sering membuat keributan dan terbukti mencuri.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda!

Referensi : http://informasitips.com/tips-mencari-pembantu-rumah-tangga-prt-dan-pengasuh-bayi-babysitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Nama *
Surel *
Situs web